
| Momen bahagia, General Manager PLN UID Kalimantan Barat, Maria G.I. Gunawan, bersama Manager UP3 Singkawang, Lurah Setapuk Besar, serta dari Babinsa, Bhabinkamtibmas Setapuk Besar, sesaat setelah penyalaan listrik di rumah salah satu penerima manfaat Light Up The Dream (LUTD) di Singkawang.(FOTO/DOK/PLN) |
energikita.id — Ramadan 1447 Hijriah membawa kebahagiaan bagi 49 keluarga prasejahtera di Kalimantan Barat. Melalui program Light Up The Dream (LUTD), PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Kalimantan Barat menyalakan sambungan listrik gratis secara serentak di sejumlah wilayah, dengan kegiatan dipusatkan di Desa Setapuk Besar, Kecamatan Singkawang Utara, Kota Singkawang, Rabu (3/3).
Bagi sebagian warga, listrik mungkin hal yang biasa. Namun bagi Jeki (23), seorang buruh tani di desa tersebut, cahaya lampu yang baru menyala di rumahnya menjadi momen yang tak terlupakan. Mata Jeki berkaca-kaca saat lampu di rumah sederhana berdinding papan itu akhirnya menerangi ruang keluarga mereka.
Selama tiga tahun terakhir, Jeki dan keluarganya harus menumpang aliran listrik dari tetangga hanya untuk menyalakan lampu pada malam hari. Kini, di bulan Ramadan yang penuh berkah, rumahnya akhirnya memiliki sambungan listrik sendiri.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Sekarang rumah saya sudah terang dengan listrik sendiri. Ini sangat membantu, apalagi saya bisa mulai usaha kecil pengolahan talas dari rumah. Terima kasih kepada pegawai PLN atas kepeduliannya,” ujar Jeki.
Program Light Up The Dream merupakan gerakan sosial yang diinisiasi pegawai PLN sejak 2020 melalui donasi sukarela. Melalui program ini, pegawai PLN menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membantu keluarga prasejahtera memperoleh sambungan listrik secara mandiri.
Hingga kini, lebih dari 1.177 keluarga di Kalimantan Barat telah menerima manfaat sambungan listrik gratis melalui program tersebut.
Lurah Setapuk Besar, Supriadi, mengapresiasi kepedulian PLN yang telah membantu masyarakat di wilayahnya memperoleh akses listrik.
“Atas nama warga Setapuk Besar, kami mengucapkan terima kasih kepada PLN. Listrik ini tidak hanya menerangi rumah warga, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk lebih produktif dan mengembangkan usaha, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri,” ujar Supriadi.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Barat, Maria G.I. Gunawan, mengatakan bahwa program Light Up The Dream merupakan wujud kepedulian sosial insan PLN terhadap masyarakat.
“Light Up The Dream bukan sekadar program penyambungan listrik gratis, tetapi juga gerakan kepedulian yang lahir dari semangat gotong royong pegawai PLN. Kami ingin memastikan kehadiran listrik dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi bagi keluarga prasejahtera,” ujar Maria.
Menurutnya, akses listrik menjadi salah satu fondasi penting dalam mendorong pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat. Dengan listrik yang andal dan mandiri, keluarga penerima manfaat dapat menjalankan aktivitas rumah tangga dengan lebih nyaman serta mengembangkan usaha produktif dari rumah.
“Semoga langkah kecil ini membawa keberkahan di bulan Ramadan dan memberikan harapan baru bagi masyarakat untuk kehidupan yang lebih baik,” tutup Maria. (*)
